Maret 07, 2012

Biaya-Biaya Yang Diperlukan Untuk Bekerja Ke Luar Negeri


Biaya apa saja yang harus dikeluarkan oleh shobat untuk bekerja ke luar negeri ?
Shobat harus membayar biaya-biaya yang tidak ditanggung oleh PPTKIS/PT. Biaya penempatan dapat meliputi biaya-biaya :
  1. Pengadaan dokumen perjalanan dan dokumen kerja
  2. Tes kesehatan dan psikologi
  3. Pelatihan
  4. Uji dan sertifikasi ketrampilan
  5. Akomodasi dan makan selama di penampungan
  6. Tiket pemberangkatan dan pajak bandara
  7. Transportasi dari tempat tinggal asal ke penampungan
  8. Biaya administrasi
  9. Premi asuransi
  10. Biaya perlindungan TKI
Saran :
  1. PPTKIS/PT adalah lembaga berbadan hukum dengan ijin tertulis dari kemenakertrans untuk menempatkan TKI ke luar negeri. Jika shobat dihubungi oleh agen PPTKIS, cek dulu di kantor DISNAKERTRANS setempat apakah PPTKIS ini resmi atau tidak.
  2. Biaya penempatan sangat bermacam-macam tergantung negara tujuan dan sektor/jenis pekerjaan. Tetapi secara umum jumlahnya sama bagi semua TKI : (i) Rp.70.000 untuk paspor yang pertama dan Rp.120.000 untuk biaya memperbarui paspor (ii) asuransi Rp.400.000 (iii) Biaya perlindungan TKI US$ 15 dan (iv) air port tax Rp.110.000. sedangkan untuk biaya PAP gratis karena diadakan oleh pemerintah.
  3. Perincian biaya diuraikan dalam perjanjian penempatan. Jangan pernah shobat membayar biaya tambahan hanya untuk mempercepat proses keberangkatan. Laporkan pada petugas/polisi jika shobat dimintai biaya yang diluar perjanjian.
  4. Jika PPTKIS/PT menawarkan untuk membayar semua biaya-biaya, tidak berarti bahwa shobat dilayani secara gratis. PPTKIS/PT akan memotong gaji shobat untuk mengembalikan semua biaya-biaya tersebut. Tapi menurut peraturan ketenagakerjaan indonesia PPTKIS/PT tidak akanmemotong gaji shobat lebih dari 50% perbulannya.
  5. Bacalah dengan seksama dan teliti isi dari perjanjian penempatan dan kontrak kerja. Jangan pernah shobat menandatanganinya jika shobat tidak memahami isinya.
  6. Secara hukum perjanjian penempatan harus ditandatangani oleh TKI dan PPTKIS/PT sedangkan kontrak kerja harus ditandatangani oleh TKI dan Pengguna/majikan. Shobat berhak minta salinan dari pernjajian penempatan dan kontrak kerja. Jadi shobat harus meminta PPTKIS/PT untuk memberikan salinan tersebut jika shobat belum menerimanya.
  7. Pastikan bahwa shobat memiliki kartu asuransi. Tanpa kartu asuransi shobat tidak akan dapat meminta penggantian biaya kesehatan atau penggantian gaji yang tidak dibayar, gagal berangkat, dipaksa kerja untuk pengguna/majikan lain, pemutusan hubungan kerja (PHK) tanpa pemberitahuan/alasan yang masuk akal, dan perselisihan hukum.
  8. Jangan menggunakan dokumen palsu atau memperbolehkan siapapun merubah dokumen shobat, cek kembali semua data shobat, jika shobat menemui ada yang berubah, maka laporkanlah pada pihak yang berwajib.
  9. Jangan sampai dokumen shobat hilang. Shobat harus memiliki salinan/kopian dari ; paspor, visa kerja, ijin kerja, perjanjian penempatan, kontrak kerja, kartu asuransi dan KTKLN.  Berikan juga salinan dokumen dan alamat pengguna/majikan shobat pada keluarga untuk berjaga-jaga bila shobat mendapat masalah atau kehilangan dokumen.
  10. Sebaiknya shobat mengirimkan uang dari tempat pengiriman uang terdekat dengan tempat kerja untuk menghindari uang hilang atau dicuri.
  11. Bawalah uang tunai secukupnya

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar